Perjuangan Dalam Jelajah Tanpa Ujung
Pada Minggu (19/11/2023) anggota gerakan Pramuka SMPN 1 Krembung berhasil mengukir prestasi gemilang dalam lomba jelajah kota tingkat kabupaten. Dengan semangat yang tak tergoyahkan, keenam regu yang terdiri dari 8 orang masing-masing berhasil menunjukkan kemampuan dan dedikasi mereka.
Regu perempuan, yaitu Melati Merah, Melati Putih, dan Kuncup Melati, serta regu laki-laki, yaitu Naga Merah, Naga Putih, dan Naga Api, saling berkompetisi dengan penuh semangat. Cuaca yang terik tidak menyurutkan semangat mereka, bahkan membuat mereka semakin bersemangat untuk berlomba.
Perlombaan dimulai di lapangan SMAN 3 Sidoarjo, tempat dilaksanakan pembukaan acara oleh panitia. Berbagai jenis perlombaan dilakukan, termasuk semaphore, morse, sandi, melukis, pioneering, PPPK, PUPP, tali temali, kompas, menaksir, sket panorama, hingga ranking 1. Setiap regu berjuang dengan keras di setiap pos perlombaan, menunjukkan keterampilan dan kekompakan mereka.
Setelah menyelesaikan setiap pos, mereka melanjutkan perjalanan dari SMAN 3 Sidoarjo menuju Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Meski dalam perjalanan, mereka tetap bersemangat dan tidak lupa untuk beristirahat sejenak di masjid sekitar untuk melaksanakan sholat dhuhur. Perjalanan dilanjutkan dengan penuh optimisme, meskipun lapar dan haus, mereka bertahan dengan tekad kuat demi mencapai pos finish.
Kegigihan dan semangat anggota Pramuka SMPN 1 Krembung terlihat jelas saat mereka melintasi pos finish. Mereka meneriakkan yel dengan penuh antusiasme, menarik perhatian para warga sekitar. Tanpa mengenal rasa lelah, mereka melanjutkan lomba ketangkasan, termasuk dart, lempar bola pingpong, dan estafet kelereng menggunakan sendok. Semangat mereka tidak surut, bahkan semakin membara hingga saat pengumuman kejuaraan.
Meskipun hasilnya tidak sesuai dengan harapan, anggota Pramuka SMPN 1 Krembung tetap bersyukur. Mereka berhasil meraih juara utama ke-3 dan juara harapan ke-1 dalam lomba jelajah kota tersebut. Meskipun tidak meraih juara umum, mereka yakin bahwa mereka telah berjuang sebaik mungkin. Mereka menyadari bahwa hasil yang diperoleh adalah bagian dari takdir yang telah ditentukan oleh Tuhan yang Maha Esa.
Penulis: Meidihartha Bramasthara Prabowo (Kelas 9.2)





Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!